Internasional

Unjuk Kekuatan, Puluhan Kapal Perang Tiongkok Berlayar di Laut China Selatan

BTN iklan

HONG KONG (LEI) – Puluhan kapal angkatan laut China melakukan latihan pekan ini dengan melibatkan kapal induk dalam sebuah unjuk kekuatan besar di lepas pantai pulau Hainan di Laut Cina Selatan. Latihan militer besar itu terlihat dalam citra satelit yang diperoleh oleh Reuters.

Citra yang disediakan oleh Planet Labs, mengonfirmasi bahwa sebuah kelompok kapal induk China telah memasuki jalur perdagangan laut yang penting sebagai bagian dari apa yang sebelumnya disebut angkatan laut Cina sebagai latihan tempur rutin tahunan. Kapal induk China, Lioaning pekan lalu terlihat melintasi Selat Taiwan, membuat negara pulau itu mengirimkan kapal dan jet tempurnya untuk membayangi.

Foto-foto itu, diambil pada Senin dan menunjukkan setidaknya 40 kapal dan kapal selam China mengapit kapal induk Liaoning dalam formasi yang besarnya tidak biasa. Pengamat mengatakan, berlayar dalam formasi seperti itu lebih cocok untuk tujuan propaganda visual daripada manuver militer yang keras. Armada itu dipimpin oleh apa yang tampak seperti kapal selam, dengan pesawat di atasnya.

Pakar keamanan dari Institut Studi Strategis Middlebury yang berbasis di California, Jeffrey Lewis mengatakan, citra itu menunjukkan konfirmasi pertama bahwa kapal induk Liaoning berpartisipasi dalam latihan tersebut.

“Ini foto yang luar biasa. Itu berita besar bagi saya. Konfirmasi bahwa kapal induk itu berpartisipasi dalam latihan,” kata Lewis sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (28/3/2018).

Sementara Liaoning sebelumnya pernah memasuki Laut Cina Selatan sebagai bagian dari latihan di selatan Hainan , latihan rutin tahunan China diamati dengan ketat oleh kekuatan regional dan internasional yang memantau kekuatan militer Beijing yang semakin meningkat.

Tidak jelas ke mana armada itu menuju, atau berapa lama operasi akan berlangsung. Kementerian pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan komentar yang disampaikan melalui faks.

Latihan itu digelar di tengah tanda-tanda ketegangan baru di perairan Laut China Selatan yang kaya akan sumber daya. Vietnam baru-baru ini menghentikan eksplorasi minyak di lepas pantai oleh perusahaan Spanyol Repsol di bawah tekanan dari Beijing.

China juga menyatakan keberatan dengan apa yang disebut kebebasan navigasi oleh kapal perang Amerika Serikat di Laut China Selatan pekan lalu. Kapal perusak Amerika Serikat USS Mustin yang berlayar di dekat Kepulauan Spratly menimbulkan kemarahan Beijing. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami