HukumLiputanNasional

Urgensi Perubahan Paradigma Dalam Mendorong Akselerasi Reformasi Hukum

BTN iklan

Jakarta/LEI- “Urgensi Perubahan Paradigma Dalam Mendorong Akselerasi Reformasi Hukum dan Peradilan Pasca Amandemen UUD 1945” bagi mahasiswa S1 dan S2 di Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara pada tanggal 31 Oktober 2018, yang dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Hukum,

Ketua Prodi S2 dan Ketua Bidang HTN tersebut, Hermansyah Dosen Sekolah Tinggi Hukum Militer, dan Direktur Program Lembaga Studi Hukum Indonesia (LSHI) mengatakan bahwa “Perubahan paradigma hukum urgen dilakukan sebagai solusi atas mandegnya proses reformasi hukum dan peradilan saat ini.

Saatnya paradigma positivis an sich diubah menjadi paradigma hukum berlandaskan nilai-nilai Pancasila dengan memperhatikan hukum adat/kearifan lokal”. Hermansyah yang juga Direktur Eksekutif APHA Indonesia menyampaikan pula bahwa “Hakim di semua tingkatan badan peradilan perlu mempelajari dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) dalam memeriksa, mengadili, dan memutus suatu perkara. Ini penting agar putusan hakim sejalan dan sesuai dengan rasa keadilan masyarakat dimanapun ia bertugas”. Menurutnya hakim perlu juga berpegang pada slogan “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami