Entertainment

Usai Bikin Geger Caplok FOX, Disney Mau Apa Lagi?

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Masih hangat, Disney yang baru-baru saja membuat gempar seantero dunia hiburan dengan aksinya membeli 21st Century FOX dengan nilai yang fantastis yaitu: USD 52,4 Miliar (setara dengan RP 706,5 Triliun).

Kontrak ini menyebabkan Disney mempunyai sayap yang makin lebar di Hollywood. Sebab, Fox memiliki franchise X-Men dan franchise Avatar kreasi James Cameron. Disney juga berkesempatan menguasai aset internasional serta stasiun TV kabel yang dimiliki Fox.

Akuisisi tersebut dinilai para kritikus sebagai ancaman nyata buat para kompetitor seperti Warner Bros, Paramount, dan Universal. ”Disney ibarat Wal-Mart di Hollywood. Raksasa dan dominan. Hal itu punya dampak besar dalam naik-turunnya supply chain film,” terang Barton Crockett, media analis untuk B. Riley FBR, sebagaimana dikutip Bloomberg.

”Yang aku takutkan, produksi film tidak ubahnya cetakan kue. Produknya sama semua,” imbuhnya.

Terlebih, dalam kesepakatan tersebut, Disney turut membeli Fox Searchlight, subsider Fox yang karyanya menyasar pasar penonton dewasa yang enggak Disney banget.

Kritikus memprediksi, Disney butuh setidaknya setahun untuk terjun secara penuh ke produksi film maupun TV Fox. Nah, berikut kira-kira langkah yang bakal diambil Disney selanjutnya.

Apa saja yang dilakukan Disney setelah memegang FOX?

– Memperluas pasaran serial TV Disney dengan menawarkan program mereka via jaringan konten hiburan 21st Century Fox di seluruh Amerika, Eropa, dan Asia.

– Membuka theme park dengan properti milik Fox. Mei lalu, Disney membuka wahana bertema Avatar di Animal Kingdom. Fox masih punya franchise lain yang bisa digarap jadi wahana seru. Di antaranya, Planet of the Apes, Alien, dan Ice Age.

– Memungkinkan akuisisi properti Fox di luar AS, meliputi Star di India dan 39 persen saham Fox di Sky di seluruh Eropa.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close