EntertainmentInternasional

Usai Pembatalan Konser di Israel, Perwakilan Israel Ingin Bertemu Lorde

BTN iklan

LOS ANGELES, Lei – Masalah pembatalan konser Lorde di Tel Aviv, Israel masih belum selesai. Setelah sang penyanyi memberikan penjelasannya, kini giliran Duta Besar Israel untuk New Zealand yang ambil tindakan.

Itzhak Gerberg, Duta Besar Israel untuk New Zealand, mengatakan ingin bertemu Lorde untuk membahas keputusannya itu. Lewat sebuah surat terbuka, Gerberg menyatakan penyesalannya atas keputusan Lorde.

“Aku mengundangmu (Lorde) untuk bertemu secara pribadi guna mendiskusikan Israel, pencapaiannya dan perannya sebagai satu-satunya (negara) demokrasi di Timur Tengah,” tulis Gerberg di laman Facebook Kedutaan Besar israel seperti diwartakan Reuters, Kamis (28/12/2017).

Sejauh ini, belum ada tanggapan apapun dari pihak Lorde. Perwakilan penyanyi 21 tahun itu masih belum memberikan komentar atau mengumumkan rencana Lorde atas permintaan duta besar untuk bertemu.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Lorde seharusnya akan menyapa penggemarnya di Tel Aviv, Israel pada Juni 2018. Namun sahabat Taylor Swift ini membatalkan konser tersebut karena besarnya tuntutan dan gerakan boikot Israel dari berbagai pihak.

“Aku telah menerima begitu banyak pesan dan surat dan sudah banyak berdiskusi dengan orang-orang yang punya pandangan dan aku pikir keputusan yang tepat saat ini adalah membatalkan konserku,’ demikian pernyataan Lorde.

Di bagian akhirnya, solois 21 tahun itu berkata, “Tel Aviv, adalah mimpiku selama bertahun-tahun bisa mengunjungi salah satu bagian dunia yang indah itu. Dan aku benar-benar minta maaf karena membatalkan komitmenku untuk datang tampil di depan kalian. Aku harap suatu hari nanti kita bisa menari bersama.”

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Israel, Miri Regev juga mengungkapkan kekecewaannya pada keputusan Lorde. Padahal, Miri Regev berharap Lorde bisa memberikan harapan baru bagi masyarakatnya di tengah kondisi sulit ini.

“Lordem aku harap kau bisa menjadi seorang pahlawan wanita sejati (pure heroine), seperti judul album pertamamu, menjadi pahlawan untuk budaya yang sebenarnya, bebas dari pertimbangan politik asing dan konyol,” kata Miri Regev dikutip dari NBC News.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami