BTN iklan
Internasional

Uskup Filipina Minta Pelaku Pelelangan TKW di Arab Saudi Dituntut

MANILA – Seorang uskup Katolik di Filipina mendesak dilakukannya penuntutan hukum terhadap siapapun yang terlibat dalam pelelangan pekerja rumah tangga oleh majikannya di Arab Saudi. Menurut aktivis hak asasi manusia dan senator Filipina, Leila da Lima, praktek lelang terhadap pembantu dan pekerja rumah tangga (PRT) Filipina di negara kerajaan itu telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Ini adalah kejahatan yang harus dikutuk dan pelaku harus dihukum dengan sangat keras,” kata Pimpinan Episcopal Commission for the Pastoral Care of Migrants and Itinerant Peoples, Uskup Ruperto Santos seperti dilansir Middle East Monitor, Selasa (6/3/2018).

Dia menegaskan, para pekerja rumah tangga tidak seharusnya diperlakukan seperti barang. Dia meminta Pemerintah Filipina untuk segera menyampaikan protes diplomatik guna memfasilitasi tuntutan kepada siapapun yang terlibat dalam “pelelangan yang memalukan” itu.

“Mereka bukan alat untuk keuntungan atau kesenangan, mereka adalah manusia dengan hak dan martabat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Uskup Santos mengatakan bahwa saat ini mungkin merupakan waktu yang tepat bagi pemerintah untuk mendiskusikan dan memutuskan perlunya pelarangan pengiriman tenaga kerja wanita (TKW) Filipina ke Arab Saudi.

Menteri Tenaga Kerja Filipina, Silvestre Bello mengatakan bahwa tenaga kerja wanita Filipina yang menghadapi kondisi kerja yang sulit di Arab Saudi harus mencari peluang lebih baik di tempat lain atau kembali ke negara mereka. Dia menambahkan bahwa pemerintah mungkin harus mencegah pengiriman pekerja ke Arab Saudi jika tidak dapat mengadopsi mekanisme untuk memastikan keselamatan mereka.

Tahun lalu pemerintah Filipina memulangkan sekira 13.000 ekspatriatnya yang mencari pekerjaan di Arab Saudi sebagai bagian dari upaya untuk memulangkan orang Filipina ke negara mereka.

Arab Saudi masih merupakan tujuan utama bagi ekspatriat Filipina yang mencari pekerjaan. Tahun lalu satu dari empat, atau 23,8 persen migran Filipina, bekerja di Arab Saudi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close