LiputanNasional

Utang Pengelola 7-Eleven Ditagih Lewat Pengadilan

BTN iklan

JAKARTA\Lei — Pengelola gerai 7-Eleven PT Modern Sevel Indonesia ditagih utangnya via penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Perkara ini terdaftar dengan No.115/Pdt.Sus-PKPU/2017/PN.Jkt.Pst.

Permohonan restrukturisasi utang ini diajukan oleh PT Soejach Bali dan PT Kurnia Mitra Suta Sentosa.

Kedua pemohon PKPU tersebut merupakan pemasok produk makanan dan minuman ke gerai 7-Eleven (Seven Eleven/Sevel).

Sidang perdana perkara ini rencananya digelar pada hari ini, Senin (28/8/2017). Majelis hakim terdiri dari Ketua Majelis Titiek Tedjaningsih, Djamaluddin Samosir, dan Endah Detty Pertiwi.

Adapun PT Modern Sevel Indonesia menunjuk kantor hukum Hotman Paris & Partners untuk mewakilinya di proses persidangan.

Seperti diketahui, induk PT Modern Sevel Indonesia, PT Modern Internasional Tbk,. memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan operasional Sevel pada 30 Juni 2017. Perusahaan besandi saham MDRN ini menghadirkan Sevel di Indonesia pada 2009.

Dalam paparan publiknya Juli lalu, Komisaris Modern Internasional Donny Sutanto menyatakan perseroan terlau agresif dalam mengembangkan bisnis dengan model convenience store di Indonesia.

Sayang, agresivitas dan kepercayaan diri perseroan tidak diimbangi dengan analisis tajam terkait ketersediaan modal dan tekanan faktor eksternal.

Sementara itu, Fitch Ratings dalam laporannya Juli lalu menyebut salah satu faktor yang membebani ritel asal Jepang ini adalah biaya sewa. Meski jumlah gerai 7-Eleven terus berkurang dalam 2 tahun terakhir, tapi ternyata beban jaringan convenience store itu justru meningkat.

Lembaga pemeringkat itu mencatat biaya sewa yang ditanggung PT Modern Internasional Tbk. (MDRN) naik 28% pada 2016. Padahal, dalam periode 2015-2016 perseroan sudah menutup sekitar 45 toko dari lebih 185 gerai yang ada.

“Gerai 7-Eleven (Seven Eleven/Sevel) memiliki pengeluaran sewa yang lebih besar dibandingkan convenience store lainnya karena menawarkan area untuk duduk bagi para konsumennya, sehingga membutuhkan area toko lebih besar,” sebut Fitch dalam laporannya, 2 Juli.

Ditambah lagi, sebagian besar gerai Sevel di Jakarta berlokasi di daerah utama yang menerapkan biaya sewa tinggi. Hal ini menjadi risiko tersendiri bagi Modern Internasional jika izin waralabanya berakhir.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

19 Komentar

  1. ‘If you want to pass the IELTS exam Exeter Academy is the right place to come – studying here is full of fun!I needed the IELTS score 6.5 for my Master’s Degree in Dentistry and I have achieved my required score from the first try!!’
    I loved it. Teachers are very professional. When you have a problem, they are always ready to help you. The office workers are perfect and the principal, Andy, of course as well. Thank you

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami