HukumLiputan

Utusan PBB Peringatkan Mengenai Peningkatan di Dalam dan Luar Suriah

BTN iklan

NEW YORK, 10/4 (LEI/Xinhua-OANA) – Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura pada Senin (9/4) memperingatkan bahwa bahaya dari situasi saat ini di Suriah menyebar tanpa bisa dikendalikan.

Perkembangan baru-baru ini di Suriah membawa bahaya skenario semacam itu yang lebih besar daripada sebelumnya, kata de Mistrua kepada Dewan Keamanan PBB.

“Dewan tak bisa membiarkan situasi meningkat tanpa dapat dikendalikan dan berkembang di Suriah, di setiap front,” katanya.

Pada satu tahap penjelasannya, de Mistura mengatakan ia harus memperlambat pidatonya sebab ia berbicara mengenai masalah utama keamanan internasional, bukan cuma keamanan Suriah atau regional.

Peristiwa dalam beberapa hari belakangan di Suriah telah terjadi di tengah peningkatan ketegangan internasional, dan menarik para pelaku nasional, regional serta internasional ke dalam situasi berbahaya yang berpotensi menimbulkan atau menjadi bentrokan nyata,” kata de Mistura, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. “Ada keperluan mendesak buat dewan ini untuk menemukan cara menangani situasi dengan persatuan dan tujuan.” Dewan Keamanan menyelenggarakan pertemuan darurat mengenai situasi di Suriah, terutama setelah laporan mengenai penggunaan senjata kimia pada akhir pekan di kota kecil yang dikuasai gerilyawan di Ghouta Timur, Douma, di dekat Ibu Kota Suriah, Damaskus.

Namun, de Mistura mengatakan bahaya peningkatan ketegangan datang dari luar Ghouta Timur.

Ada serangan rudal terhadap Pangkalan T-4 di Provinsi Homs di Suriah pada Senin. Amerika Serikat dan Prancis telah membantah keterlibatan sementara Suriah, Rusia dan Iran mengklaim Israel muncul telah melancarkan serangan, kata utusan PBB tersebut.

Kelompok garis keras IS melancarkan operasi baru di dalam wilayah Suriah –di desa di Damaskus dan di daerah terpencil di perbatasan Irak, katanya.

Di Afrin, tempat Turki sedang melancarkan operasi militer terhadap Suku Kurdi, konflik di perkirakan juga meluas ke daerah lain, ia memperingatkan.

“Apa yang kiga saksikan ialah peningkatan sebelum peningkatan lain (yang bahkan lebih besar),” katanya.

Prioritas pertama harus berupa perlindungan warga sipil –dari konflik, senjata kimia dan kelaparan, kata de Mistura. Ia menyerukan akses kemanusiaan di seluruh Suriah sehingga rakyat yang memerlukan dapat dijangkau.

Tuduhan yang terus dilontarkan mengenai penggunaan bahan kimia adalah keprihatinan yang sangat besar dan harus secara terpisah diselidiki dengan mendesak, kata utusan PBB itu kepada Dewan Keamanan. “Saya mendesak Dewan Keamanan … untuk, atau demi Tuhan, menjamin mekanisme ditemukan guna menyelidiki tuduhan itu dan memberi sumbangan secara bertanggung-jawab.” [antara]


Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close