HukumSengketa Merek

Wah, Mahkamah Agung Tolak Gugatan Merk Superman DC COMICS?

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Mahkamah Agung tolak permohonan kasasi DC COMICS yang diwakili oleh Brenda C. Karickhoff selaku Senior Vice President kepada PT. Marxing Fam Makmur diwakili Iriyanto selaku Direktur dan juga Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual cq Direktorat Merek Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), terkait gugatan merek Superman, Logo S dan Superman + Lukisan.

“Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi DC COMICS. Dan menghukum pemohon kasasi membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi sejumlah lima juta rupiah,” demikian bunyi putusan No. 1105 K/Pdt.Sus-HKI/2018, yang diputus tanggal 21 Desember 2018 oleh Ketua Majelis Hamdi dan Anggota Majelis Panji Widagdo, Sudrajad Dimyati, yang dikutip Hukumonline dari website Direktori Putusan Mahkamah Agung, Sabtu (01/06).

Sebelumya, DC COMICS mengajukan permohonan kasasi pada 15 Agustus 2018 sesuai dengan Akta Permohonan Kasasi Nomor 19 K/Pdt.Sus-HKI/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst., juncto Nomor 17/Pdt.Sus-Merek/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst., yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat. Permohonan kasasi ini juga diikuti dengan memori kasasi yang diterima PN Jakarta Pusat tanggal 23 Agustus 2018.

DC COMICS meminta kepada Mahkamah agar permohonan kasasinya dikabulkan dengan membatalkan putusan Pengadilan Niaga pada PN Jkarta Pusat No. 17/Pdt.Sus-Merek/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst., tanggal 13 Agustus 2018. Termohon kasasi juga telah mengajukan kontra memori kasasi pada 26 September 2018 meminta meolak permohonan kasasi pemohon.

Untuk itu, dalam pertimbangannya Mahkamah berpendapat bahwa judex facti dalam Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak salah menerapkan hukum. Ia menjelaskan gugatan penggugat merupakan gabungan atau komulasi dari pembatalan merek Superman atas nama tergugat dan pencoretan permintaan pendaftaran merek-merek Superman atas nama Tergugat yang sedang dimintakan pendaftarannya pada Turut Tergugat.

Menurut Mahkamah, dengan tujuan agar merek-merek Superman atas nama Penggugat yang didaftarkan dapat dikabulkan dan diterbitkan sertifikatnya, sehingga gugatan seperti ini adalah gugatan yang kabur dan tidak jelas.

Dalam gugatan ini, pembatalan merek atas nama tergugat yang digabungkan dengan permintaan diterbitkannya sertifikat merek atas nama Penggugat sedangkan dalam Surat Kuasa Penggugat hanya ditujukan untuk melakukan pembatalan merek saja. Sehingga Penerima Kuasa telah melakukan perbuatan yang melebihi kewenangan yang diberikan oleh Pemberi Kuasa.

Oleh karena itu, kata Mahkamah, judex facti sudah tepat dan benar dengan menyatakan gugatan tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard). Maka berdasarkan pertimbangan ini, Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum dan atau UU.

Diketahui, sebelumnya gugatan pemohon DC COMICS kepada Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. Dalam putusan sebelumnya, menyatakan Penggugat sebagai pemilik merek-merek SUPERMAN, LOGO S, dan SUPERMAN + LUKISAN oleh karenanya mempunyai hak eksklusif terhadap merek-merek tersebut di wilayah Indonesia.

Penggugat menyatakan merek-merek SUPERMAN, LOGO S, dan SUPERMAN + LUKISAN milik Penggugat adalah merek-merek terkenal. Dan menyatakan merek SUPERMAN nomor daftar IDM000374438 dan IDM000374439 atas nama Tergugat telah didaftarkan dengan iktikad tidak baik.

Atas dasar itu, Penguggat meminta majelis membatalkan merek SUPERMAN nomor daftar IDM000374438 dan IDM000374439 atas nama Tergugat dengan segala akibat hukumnya; Dan, juga Memerintahkan Turut Tergugat untuk mencoret pendaftaran merek SUPERMAN atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek dan mencoret permintaan pendaftaran merek-merek SUPERMAN.

Mahkamah pun memerintahkan turut tergugat untuk mengabulkan pendaftaran dan menerbitkan Sertifikat merek-merek SUPERMAN atas nama Penggugat sesuai dengan permintaan pendaftarannya. Dan, menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu meskipun Tergugat dan/atau Turut Tergugat mengajukan suatu upaya hukum. [Hukumonline]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

34 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami