LiputanRegulasi

Wali Kota: Rumah Tahfidz Jadi Lembaga Formal

BTN iklan

Palembang, 25/1 (Antara) – Wali Kota Palembang Harnojoyo mewacanakan rumah tahfidz menjadi lembaga pendidikan formal, sehingga anggaran pemerintah dapat disalurkan ke sektor ini dalam upaya peningkatan kualitas.

“Kami sedang mencari formulanya agar tidak menyalahi aturan pemerintah. Pada prinsipnya, kami sangat mendorong ini karena bertujuan mencerdaskan generasi muda Kota Palembang melalui ajaran agama,” kata Harnojoyo, di Palembang, Kamis.

Ia mengatakan, pemkot mendorong adanya regulasi untuk memberikan anggaran khusus bagi rumah tahfidz seperti layaknya yang diberikan pemeritah ke yayasan pendidikan maupun lembaga sosial kemasyarakatan.

“Jika berbentuk yayasan sosial atau kemasyarakatan, maka bentuk bantuan yang diberikan berupa dana hibah. Konsekuensinya anggaran tersebut tidak bisa kita berikan setiap tahun. Nah untuk rumah tahfidz ini sedang dicarikan formula yang pas,” kata dia lagi.

Harnojoyo berharap, dengan keberadaan rumah tahfidz di setiap kecamatan dan kelurahan, akan mewujudkan mimpi Palembang Emas Darussalam dapat diwujudkan Pemkot Palembang.

“Pendidikan agama harus menjadi dasar pembentukan sumber daya manusia yang bertanggung jawab. Jika perlu, rumah tahfidz menjadi lembaga pendidikan resmi seperti pendidikan formal pada umumnya,” kata dia lagi.

Pengasuh Rumah Tahfidz Asmaul Husna Ustaz Kemas Muhammad Ali menyampaikan, keberadaan rumah tahfidz merupakan bagian dari keinginan para ulama Kota Palembang dalam memberikan pendidikan agama bagi warga sekitar.

“Tujuan kami membuka rumah tahfidz ini agar warga dapat memanfaatkannya untuk menimba ilmu agama. Rumah Tahfidz Asmaul Husna menyediakan tenaga pengajar, ustaz dan Ustazah yang akan membimbing siapa pun yang ingin belajar mengaji,” kata dia.

Ustaz Ali berterima kasih atas dukungan pemerintah kota dalam mendirikan Rumah Tahfidz Asmaul Husna.

“Ke depan kami berharap rumah tahfidz mempunyai anggaran sendiri, seperti yang diharapkan Wali Kota, sehingga sarana pendidikan rumah tahfidz terus meningkat,” kata dia pula.

Budisantoso Budiman

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami