Liputan

Warga Bangka Tengah Keluhkan Jalan Rusak

BTN iklan

Koba, Babel, 20/12 (Antara) – Warga Dusun Lubuk Laut, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengeluhkan kondisi jalan dalam kampung mereka yang mengalami kerusakan parah dan perlu perhatian pemerintah setempat.

“Kondisi jalan terutama di kawasan Sungai Tebu memang rusak parah, sudah sering menjadi keluhan warga karena masih jalan tanah,” kata Kepala Dusun Lubuk Laut Mardianto, di Koba, Rabu.

Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut kondisinya becek saat musim hujan dan berdebu saat musim kemarau, padahal itu adalah akses jalan yang cukup ramai digunakan warga.

“Kami mengharapkan pemerintah daerah bisa mendengarkan keluhan warga dengan membangunnya menjadi jalan aspal yang lebih layak ditempuh. Warga sudah sering mengadukan persoalan jalan itu kepada saya,” katanya lagi.

Dia mengatakan, akses jalan Sungai Tebu itu sangat penting karena melintasi perkampungan penduduk yang rata-rata nelayan di daerah itu.

“Ruas jalan tersebut juga dijadikan akses untuk mengangkut berbagai jenis bahan kebutuhan masyarakat, dengan kondisi demikian tentu berpengaruh terhadap perekonomian,” katanya pula.

Menurut dia, jika ruas jalan tersebut diperbaiki maka diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan harga barang kebutuhan pokok bisa stabil karena jalan sudah bagus.

“Kita sama-sama tahu infrastruktur jalan ini sangat penting untuk menggeliatkan perekonomian suatu daerah, kalau jalan bagus tentu akses ekonomi juga akan lebih baik dan masyarakat menjadi makmur,” katanya lagi.

Budisantoso Budiman

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

  1. seperti kasus diatas apabila terdapat jalan yang mengalami kerusakan parah yang dapat mengakibatkan kecelakaan dan dapat mengganggu perekonomian suatu daerah.

    UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan
    dalam pasal 3 dijelaskan salah satu tujuan diselenggarakannya lalu lintas dan angkutan jalan adalah untuk terwujudnya pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu
    dengan moda angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional, memajukan kesejahteraan umum,
    memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung tinggi martabat bangsa.

    pasal 5 ayat 1 menjelaskan Negara bertanggung jawab atas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan pembinaannya dilaksanakan oleh Pemerintah, (ayat 2) berbunyi Pembinaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: perencanaan;pengaturan;pengendalian; dan pengawasan.

    pasal 24 ayat 1 berbunyi Penyelenggara Jalan wajib segera dan patut untuk memperbaiki Jalan yang rusak yang dapat
    mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas. (ayat 2) berbunyi Dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan Jalan yang rusak sebagaimana dimaksud pada ayat (1),penyelenggara Jalan wajib memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas.

    jadi dijelaskan dalam pasal 24 ayat 1 dan 2 apabila terdapat jalan yang rusak pemerintah setempat harus segera memperbaiki jalan yg rusak tersebut apabila belum dilakukan perbaikan wajib memberi rambu pada jalan yang rusak tersebut agar masyarakat yang melintas mengetahui ada jalan yang rusak dan tidak menyebabkan kecelakaan.

    dalam hal tidak ada tanggapa dari pemerintah setempat atas keluhan masyarakat terhadap jalan yang rusak tersebut, masyarakat dapat melakukan tuntutan kepada pemerintah setempat.
    karena terdapat pula ketentuan pidana apabila penyelenggara jalan (pemerintah setempat) tidak dengan segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. pasal 273 UU No 22 tahun 2009 dipidana dengan
    penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).
    dan untuk penyelenggara jalan yg tidak memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak dan belum diperbaiki dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rpl.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah).

    Nama : Anggi agusty
    NPM : 2014520005
    Universitas Sahid Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami