Finansial

Waspada Rupiah Berpotensi Anjlok di Akhir Tahun

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan sedikit tertekan jelang akhir tahun. Terbatasnya pasokan valas di dalam negeri menjadi penyebab tertekannya mata uang Indonesia.

“Kalau akhir tahun memang biasanya kita tertekan ya, sebentar ya. Antara tanggal-tanggal ini sampai tanggal 20 tertekan karena yang domestiknya mulai tidak supply dolar. Disimpan,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Endy Dwi Tjahjono dalam acara pelatihan wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Endy memandang tertekannya mata uang Indonesia jelang akhir tahun terbilang wajar. Hal ini disebabkan karena kebutuhan valuta asing memang cukup tinggi jelang tutup buku anggaran. Mulai dari pembagian dividen dari investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia ke negara asal, hingga sejumlah faktor-faktor penyumbang lainnya.

“Asingnya juga karena relokasi mereka invest di aset sehat karena untuk perbaiki laporan keuangannya,” tambah Endy.

Meski demikian, Endy menegaskan bahwa situasi tersebut hanya sementara. Rupiah nanti akan kembali ke level yang sesuai dengan fundamentalnya.

“Nanti setelah minggu pertama, uangnya balik lagi ke kita. Kalau Januari 2020, setelah laporan akhir tahun keluar mereka mulai nyari duit lagi. Mereka kan harus cari duit,” pungkasnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami