Lifestyle

Waspadai Kanker Kulit Sejak Dini

BTN iklan

Jakarta (Lei) – Menantu Hatta Rajasa, Adara Taista yang meninggal dunia di Tokyo, Jepang, Sabtu (19/5) dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta, hari ini (21/5).

Istri Muhammad Rasyid Rajasa ini dikabarkan meninggal dunia karena menderita kanker kulit. Sebelum mendapatkan perawatan di Jepang, Adara sempat berobat di Amerika Serikat.Image result for kanker kulit

Saat menikah dengan Rasyid pada Desember tahun lalu, Adara masih terlihat sehat dengan tubuh yang berisi. Pada Maret lalu, tubuhnya mulai terlihat mengalami perubahan menjadi lebih kurus.Kanker kulit yang diderita Adara merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dijumpai di dunia. Di AS, berdasarkan data American Cancer Society, kanker kulit merupakan jenis penyakit kanker yang paling banyak diderita. Sedangkan di Indonesia, jumlah penderita kanker kulit masih di bawah kanker payudara, usus, paru-paru, serviks atau prostat.

Secara umum, dunia medis membagi kanker kulit menjadi beberapa jenis yaitu sel basal dan squamous, melanoma, sel merkel, limfoma kulit, dan kaposi sarcoma. Setiap jenis kanker kulit ini memiliki diagnosis, perawatan dan prognosis yang berbeda.

Menurut laporan Cancer.org, sebagian besar kanker kulit berkembang perlahan dan memiliki gejala yang tak disadari. Hanya sebagian kecil kanker kulit yang menimbulkan rasa sakit dan biasanya muncul saat sudah dalam stadium lanjut.

Kanker kulit sel basal dan squamos merupakan jenis kanker kulit yang paling banyak diderita. Sedangkan, melanoma merupakan jenis kanker kulit yang lebih jarang ditemui, tapi berkembang dan menyebar dengan cepat. Laporan MedicineNet menyebut kanker kulit merupakan jenis kanker yang biasanya dipicu oleh gaya hidup. Salah satu pemicu utama kanker kulit merupakan sinar matahari yang menyengat. Sinar ultraviolet (UV) itu dapat membuat sel-sel kulit berkembang menjadi tumor ganas.

Di AS, kanker ini berkembang lantaran masyarakatnya memiliki kebiasaan berjemur di bawah sinar matahari untuk menggelapkan kulit.

Berikut beberapa merupakan gejala kanker kulit yang dapat diwaspadai:

1. Terdapat perubahan di area kulit

Perubahan di area kulit baik itu ukuran, bentuk dan warna dapat menjadi penanda adanya kelainan. Adanya perubahan pada tahi lalat, kerutan, luka, benjolan, bintik-bintik dan tanda lainnya mesti diwaspadai.

2. Tahi lalat menunjukkan perubahan

Tahi lalat dapat berubah pada penderita kanker kulit, misalnya perubahan pada bagian ujung atau lingkar tahi lalat menjadi tidak beraturan, tidak rata, berlekuk atau semakin buram. Perubahan warna juga patut dicermati. Tahi lalat dapat menjadi kecoklatan, merah, merah muda, putih, hingga membiru. 3. Rasa gatal dan nyeri

Munculnya sensasi yang tak biasa seperti gatal dan nyeri juga menunjukkan tanda kanker kulit. Rasa gatal ini umumnya diikuti dengan luka atau permukaan kulit yang menjadi kasar.

4. Sakit yang tidak sembuh

Luka atau terdapat sakit di kulit yang tak kunjung sembuh juga dapat menjadi gejala dari kanker kulit. Juka luka tak menunjukkan perbaikan dalam dua pekan, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter.

American Cancer Society bahkan menyarankan untuk rutin memeriksa kulit setidaknya satu kali dalam sebulan. Pemeriksaan itu dilakukan pada semua area kulit termasuk telapak tangan, telapak kaki, kulit kepala, telinga, kuku, dan punggung. Pasalnya, satu dari tiga kanker kulit melanoma pada pria terjadi di punggung

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close