Internasional

YouTube Persempit Ruang Gerak Video Senjata Api

BTN iklan

Jakarta, (LEI) — Menampilkan senjata di YouTube tak akan semudah dahulu. Anak perusahaan Google tersebut resmi melarang gambar senjata api beredar dalam video yang berada di platform mereka.

Melalui laman resminya, YouTube secara gamblang menjelaskan kebijakan barunya. Hampir segala konten yang berkaitan dengan senjata api, entah itu jual-beli senapan, amunisi, atau aksesoris seperti peredam suara, masuk ke dalam daftar larang YouTube.

Mereka pun turut melakukan penyensoran video yang menampilkan teknik merakit senapan. Dari sekian banyak larangan itu, YouTube hanya memperbolehkan video berisi demonstrasi senjata.

YouTube terus berada dalam tekanan selama beberapa waktu terakhir. Sebagai medium konten video, mereka dinilai punya pengaruh besar ke masyarakat.”Kami rutin memperbaharui dan menyesuaikan panduan dalam semua kebijakan kami,” ujar perwakilan YouTube seperti dikutip dari CNN, Kamis (22/3).

Sang juru bicara juga menyebut panduan layanan mereka itu akan mulai berlaku pada April nanti.

YouTube sejatinya sudah bertahun-tahun melarang penjualan senjata api di platform mereka. Hanya saja semenjak insiden penembakan yang terjadi di Amerika Serikat, YouTube terus memperketat aturan video mereka berkenaan senjata api

Tekanan yang mereka terima tidak hanya soal konten senjata api, tapi juga hoaks dan teori konspirasi yang berseliweran dengan mudah.

Belum lama, YouTube mengambil langkah lebh serius menyikapi hoaks. Mereka berencana menempel kotak teks berisi laman Wikipedia dengan informasi yang relevan sebagai pembanding video yang diduga bernada bohong.

Kendati demikian, rencana memakai Wikipedia tersebut masih sebatas wacana saja. Belum ada kepastian kapan rencana itu bergulir.

Keseriusan YouTube mengendalikan konten negatif tak lepas dari rentetan insiden memilukan di AS. Paling anyar adalah penembakan di sebuah sekolah di Florida.

Tak lama insiden itu diketahui publik, sebuah teori konspirasi justru berkembang liar. Teori konspirasi itu menyebut David Hogg, korban yang selamat, sebagai dalang penembakan itu.

Teori tersebut berkembang pesat di YouTube sampai-sampai bertengger di topik terpopuler di sana. (cnn)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami